Sastra
DIKSI

DIKSI

Rabu, 09 Maret 2016 10:26 WIB | Comments

Aku kehilangan diksi dalam bait-baitku Mungkin, telah kau sembunyikan di atas lazuardi Bagaimana bisa ku gapai kembali Sementara petang datang di teluk pantai jiwaku.. Lariku begitu kencang, hingga sesak menahanku untuk pergi,

Merindu keabadian

Merindu keabadian

Minggu, 22 November 2015 21:36 WIB | Comments

Bisakah engkau mengartikan ucap kata demi kata saat hati hidup fana. Pabila kata andai tak boleh kuucapkan Izinkan aku untuk tak memenangkan keputusasaan.

Saat Waktu Belum Berbilang

Saat Waktu Belum Berbilang

Senin, 12 Oktober 2015 11:55 WIB | Comments

Hai cahaya di balik jendela, Ku lihat sinarmu begitu menderang mengusik sepiku, Ku buka perlahan di balik renda gading yang tengah tua Saat itu ku buka jemariku untuk menari dengan hatiku

Siapa kamu?

Siapa kamu?

Kamis, 13 Agustus 2015 11:42 WIB | Comments

Aku tak mampu jujur saat kau menanyakan siapa diriku? Bahkan akupun belum sepenuhnya mengenal diriku. Semesta sudah tau jalan mana yang harus ku lalui, para pemimpi yang berjiwa besar dengan kerapuhan yang sedang ditata dengan sebaik-baiknya teka teki yang yang terpecahkan.

Berkarya Dalam Diam

Jum'at, 02 Januari 2015 08:13 WIB | Comments

Alangkah syahdu menjadi kepompong;berkarya dalam diam, bertahan dalam kesempitan. Tetapi bila tiba waktu untuk menjadi kupu-kupu, tak ada pilihan lain selain terbang menari melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia

Hanya Tau

Rabu, 17 Desember 2014 08:09 WIB | Comments

Yang aku tau hanyalah ALLAH yang Maha Mengetahui atas apa yang tak ku ketahui…dan, yang aku tau hanyalah syukur yang bisa ku panjatkan atas ingatku yang aku ketahui…

Salah Rindu

Salah Rindu

Rabu, 26 November 2014 08:03 WIB | Comments

Terkadang, cemburu menjadi hal yang sangat misterius. Ia datang pada waktu yang salah dan hubungan yang keliru. Terkadang, tidak ada pilihan lain untuk menghindar dari rindu yang menyakitkan, selain menjauh dan perlahan melupakan